boyoteam

Free Shoutbox Technology Pioneer

Kamis, 13 Desember 2007

Kentut 1,

Kentut 1,

Polem adalah mantan anggota gerilyawan. Ia kini sudah bertunangan dan sebentar lagi menikah. Karena ingin membuat kejutan kepada calon istrinya, Polem pun membeli rumah diam-diam.
Suatu hari, ia mengajak Janah, calon istrinya melihat rumah mereka yang baru. Tetapi karena ingin membuat kejutan, dan kebiasaan semasa bergerilya dulu, Polem pun menutup mata
Janah. Perlahan-lahan, Polem menuntun Janah dengan mata tertutup ke dalam rumah barunya yang sederhana. Separuh tembok, separuh anyaman bambu. Tetapi bau cat yang masih basah tercium hidung Janah. Janah tetap tak dapat menebak, di bawa dirinya sekarang. Janah lebih sibuk memikirkan perutnya yang sakit dan kebelet buang angin (kentut). Tetapi karena malu dengan sang calon suami, Janah membiarkan saja angin busuk itu bergulat di dalam perutnya. ?Janah, tunggu di sini dulu, ya. Jangan buka tutup matanya. Abang mau ke warung,? pinta Polem.
Kesempatan ini tak disia-siakan oleh Janah.?Ah, tak ada orang,? pikir Janah. Dengan tekanan yang luar biasa, Janah mengeluarkan angin busuk di dalam perutnya hingga bunyinya tak kepalang tanggung. Brutttt..... bruttt... Lega.... Bau busuk pun meruap ke seluruh
ruangan mengalahkan aroma cat. Tak lama kemudian, Polem kembali dari warung dan siap dengan kejutannya.
Begitu tutup mata dibuka, ternyata di dalam rumah itu tak hanya ada Polem, tetapi juga ayah Polem yang seorang teungku dan ibu Polem yang guru. Ada juga kakek dan nenek Polem, serta adik-adik Polem. Mereka ada di ruangan itu ketika Polem pergi dan Janah membuang
kentut.

Tidak ada komentar:

Mengenai Saya

Foto saya
gmana ya orang bilang aq to cerdas, kreatif abiz gaul, baik hati, suka berorganisasi suka menolong, rajin ibadah, gemar menabung, dewasa&pengertian tidak sombong suka humor , peka dengan lingkungan, enak diajak ngomong!! selalu bisa kasih solusi masalah dan yg ptng suka punya banyak temen!!